Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2022

Self Love

Gambar
Self Love From pinterest      Teman-teman pernah dengarkan kata ' self love' , ' love yourself' , atau ' love myself '?    Pastinya pernah dong. Nah disini, aku pengen bahas nih tentang self love dan teman-teman nya.  Sebelum itu, kalian pasti nanya kan.  "Kenapa bahas self love?"   Karena, seperti yang kita tahu. Banyak orang yang suka minder atau insecure terhadap dirinya sendiri. Dan itu ga boleh ! Ingat, ga boleh, okay?    Kalian itu sempurna dengan kelebihan dan kekurangan kalian masing-masing. Kalian itu unik. Kalian itu berharga.    Nah, sekarang kita akan mendalami makna self love yaa!!  PENGERTIAN SELF LOVE   Kalian pernah ga sih, nanya ke diri kalian sendiri, kayak gini?    “Jika kita tidak bisa mencintai diri sendiri maka siapa yang mencintai diri kita?”    Pertanyaan itu terlihat sederhana, tetapi sangat penting untuk diri sendiri karena dapat mempengaruhi kehidupan kita kedepannya. J...

Love Yourself (2)

Gambar
 Love Yourself (2)  "Kamu hanya perlu memercayai dirimu sendiri" From pinterest "R-Ryan..."  "Hm? "  "S-sebenarnya aku s-suka s-sama kamu"  "Gue juga suka sama lo"    Seketika aku menatap wajahnya dengan pandangan terkejut.    Ryan bangkit, lalu berdiri dihadapanku. "Itu yang mau lo dengarkan?"    Namun, rasa bahagia yang baru saja ku bangun seketika menjadi runtuh. Senyum yang Ryan layangkan, tampak berbeda.    "BWAHAHAHAHA!!! LIAT CUY, DIVYA NEMBAK RYAN"    Suara melengking itu memenuhi area kelas, disusul gelak tawa yang bersahutan.    Seluruh warga kelas keluar dari persembunyiannya. Membuat diriku menjadi bingung sekaligus terkejut.    Aku menoleh menatap Ryan kembali. Raut wajah Ryan kini menjadi raut wajah yang siap untuk menghujani ku berbagai cacian, begitu pula dengan yang lainnya.    Ryan menoel kepalaku kasar. "Denger ya, lo itu ga cocok bersanding sama gue", ujarnya....

Love Yourself (1)

Gambar
Love Yourself (1)  "Tak selamanya kamu sendiri" From pinterest   Di pagi hari yang cerah itu, burung-burung saling berkicauan bagai nada yang mengalun begitu indah. Cahaya mentari tersenyum menatap alam semesta dengan ramah.  Dan angin yang sedang berhembus menyapu alam semesta dengan gesekan halus yang begitu damai.    Sebagian anak mungkin akan tersenyum cerah bagai mentari, wajah yang begitu berseri, dan mata sipit bagai rembulan yang dapat menyenangkan hati. Namun, itu semua tak berlaku bagiku.    Pagi ini, aku berjalan melewati koridor sekolah. Seluruh pasang mata tertuju padaku, membuat ku selalu setia menundukkan kepala.    Tatapan yang mereka berikan, bukanlah tatapan memuja. Tetapi, tatapan tak suka dan jijik padaku.    Aku terus berjalan, melewati mereka semua. Desas desus tak mengenakkan mereka lontarkan padaku. Namun, aku hanya bisa diam dan tak bisa melawan.    Sesampainya di depan kelas, aku menghembuskan naf...